Minggu, 03 November 2019

Bagaimana Cara Belajar Kelompok Yang Efektif?



Belajar Kelompok adalah sebuah model pembelajaran dimana peserta didik belajar bekerja sama dalam sebuah kelompok untuk menyelesaikan tugas belajar. Menurut Modjiono (1992:61), metode belajar kelompok dapat diartikan sebagai format belajar mengajar yang menitikberatkan kepada interaksi anggota yang satu dengan anggota yang lain dalam suatu kelompok guna menyelesaikan tugas-tugas belajar secara bersama-sama. Jadi, belajar kelompok adalah kegiatan belajar dalam kelompok dengan tujuan untuk memecahkan permasalahan yang ada.
Tujuan dari belajar kelompok adalah untuk mengembangkan cara berpikir kritis dalam memecahkan masalah, mengembangkan kemampuan bersosialisasi dan komunikasi, meninggikan rasa percaya diri terhadap kemampuan siswa. Selain itu, belajar kelompok juga bertujuan agar siswa dapat memahami dan menghargai orang lain.
Manfaat dari belajar kelompok :
  • Dengan membentuk kelompok belajar, dapat memotivasi semangat belajar antara teman satu dengan lainnya.
  • Saling berbagi informasi dan pengetahuan antara teman.
  • Membangun komunikasi timbal balik dengan adanya diskusi.
  • Meringankan tugas yang dberikan karena dikerjakan bersama.
  • Mengoptimalkan kemampuan berpikir siswa dalam menanggapi suatu permasalahan
  • bekerja sama dalam menyelesaikan tugas dan bersosialisasi di luar sekolah.
  • Belajar lebih menyenangkan karena dikerjakan secara berkelompok.
  • Meningkatkan kualitas kepribadian, seperti adanya kerja sama, toleransi, berpikir kritis dan disiplin.

Belajar kelompok yang efisien :
  1. Pilih teman yang paling cocok untuk bergabung dalam satu kelompok yang terdiri dari 3-5 orang. Dengan anggota yang tidak terlalu banyak diharapkan lebih fokus dalam berdiskusi.
  2. Tentukan dan sepakati bersama, kapan, di mana dan apa yang akan dibahas serta apa yang perlu dipersiapkan untuk keperluan belajar kelompok. Hal ini penting agar semua anggota dapat mempersiapkan diri akan materi yang akan didiskusikan.
  3. Setelah berkumpul secara bergilir tetapkan siapa pimpinan kelompok yang akan mengatur diskusi dan siapa penulis yang akan mencatat hasil diskusi.
  4. Ciptakan suasana belajar yang serius tapi santai.
  5. Rumuskan pertanyaan atau permasalahan yang akan dipecahkan bersama dan batasi ruang lingkupnya agar pembahasan tidak menyimpang.
  6. Bahas dan pecahkan setiap persoalan satu persatu sampai tuntas. Berikan kesempatan kepada setiap anggota untuk berpendapat, lalu kaji bersama manakah yang paiing tepat.
  7. Bila terdapat persoalan yang tidak dapat dipecahkan atau tidak ada kesepakatan antar anggota, tangguhkan saja kemudian minta pendapat guru. Lanjutkan ke persoalan yang lain.
  8. Kesimpulan hasil diskusi dicatat penulis, lalu dibagikan kepada anggota kelompok untuk dipelajari lebih lanjut di rumah masing-masing.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam KKB adalah :
a.    Pembentukan Kelompok
                 Kelompok dalam KKB dibentuk atas bimbingan wali kelas, Guru BK atau prakarsa siswa sendiri. Besarnya anggota KKB 5 sampai 8 orang, apabila KKB terlalu banyak anggotanya dimungkinkan akan berubah fungsinya menjadi arena gosip.
Dalam pembentukan KKB perlu diperhatikan :
1.       Jarak antara rumah dengan tempat belajar.
2.       Kemampuan anggota.
3.       Kualitas anggota.
4.       Jenis kelamin, diusahakan tiap kelompok terdapat siswa putra dan putri.
                 Musyawarahkan nama kelompok, tetapkan nama yang menarik dan bermakna. Boleh berupa nama-nama tokoh, singkatan-singkatan yang bermakna, nama kota/negara/tempat yang menarik dan semua anggota kelompok menjadi bangga bila nama itu disebut. Contoh :
ARAGANI       : Anak Rajin Gabung Di Sini
CLEOPATRA   : Clubnya Orang Patuh Dan Trampil
ALBATROZ     : Anak loyal Bagus Trampil Obyektif dan Zopan
ARIZONA        : Anak Rajin Zopan dan Bijaksana
PITAGORAS   : Pintar Tangguh Gotong Royong Rajin dan Semangat
PITALOKA      : Pintar Tangguh Loyal dan Kompak Dan lain – lain

Selanjutnya rumuskan Aturan, Undang – undang atau Tata Tertib Kelompok. Agar lebih mentereng point – point aturan itu boleh kamu namakan pasal-pasal. Tetapkan aturan-aturan yang berkaitan dengan kedisiplinan, kerapian, kerajinan, kesopanan, kekompakan dan motivasi pencapaian prestasi belajar.
 Contoh :
 Pasal 1 : Semua anggota kelompok harus selalu berpenampilan rapi
Pasal 2 : Semua anggota kelompok harus saling menjaga kekompakan, dsb,
Lengkapi aturan / tata tertib kelompok dengan sanksi bagi pelanggar. Hindari sanksi / hukuman fisik, rumuskan sanksi yang bersifat kreatif dan mendidik, yang bila sanksi itu diterapkan justru bisa menambah kekompakan dan keakraban. Contoh : Membawa makanan ringan saat pertemuan kelompok sebatas kemampuan, membersihkan meja kursi anggota selama 3 hari berturut-turut, menggantikan kerja piket, mentraktir anggota kelompok sebatas kemampuan, dan lain-lain.

b.    Tempat Belajar
Tempat penyelenggaraan KKB, diantaranya :
1.       Di rumah anggota dengan diatur bergiliran.
2.       Di ruang kelas pada sore hari.
3.       Di tempat lain yang memenuhi syarat antara lain adanya meja, kursi, penerangan dan kenyamanan.

c.     Persiapan Belajar
                 Agar KKB benar-benar bermanfaat, setiap anggota wajib menyiapkan bahan-bahan dan alat-alat belajar. Bahan dapat berupa soal-soal yang akan diselesaikan PR, tugas-tugas yang akan dilaporkan hasilnya, dan sebagainya. Alat-alat dan sumber belajar seperti buku referensi dan kamus harus pula disiapkan.




d.    Pengantar Bicara
      Secara bergiliran tiap pertemuan KKB diantarkan oleh seorang anggota, untuk membuka suatu pertemuan dan menyebutkan apa-apa yang akan dibahas agar tujuan KKB tidak menyimpang. Pembuka pertemuan sekaligus bertindak sebagai ketua saat itu.

e.    Waktu Belajar
                 Waktu pelaksanaan KKB harus dijadwalkan hari dan waktunya / jam berapa. Setiap anggota harus disiplin mentaati jadwal yang telah disepakati. Lama pelaksanaannya bisa 1,5 jam efektif ditambah 15 menit istirahat. Waktu yang terlalu lama dimungkinkan digunakan untuk bergurau atau ngobrol.

f.      Cara Pelaksanaan
Berbagai cara untuk membangkitkan KKB diantaranya :
1.       Membahas dan menyelesaikan soal.
2.       Tanya jawab.
3.       Memahami kata dan istilah yang cukup kompleks.
4.       Mencatat pertanyaan untuk diajukan kepada guru di kelas, dan lain-lain.

Hal yang sangat berharga dalam KKB yang tersimpan dalam sanubari para anggota setelah mereka dewasa adalah “kenangan indah” saat aktifitas KKB. Masih tersimpan jelas kesan-kesan kehidupan remaja pada saat mengadakan KKB dengan kelompoknya yang penuh suka dan suka. Nama-nama anggota KKB seakan terpatri dalam batin dan menjadi sejarah kehidupan yang sulit dilupakan.


DAHSYATNYA KEUTAMAAN BERSYUKUR


1. Manfaat Bersyukur
Dalam kehidupan kita pasti pernah mangalami hal yang membuat kita bahagia dan kadang juga malah membuat kita merasa menjalani hidup adalah sebuah  penderitaan. Bersyukurlah atas kehidupan yang telah Allah berikan, kita masih diberi kesempatan untuk hidup bernafas bebas, panca indra yang sempurna.
Berikut manfaat bersyukur dalam kehidupan, diantaranya :
a.       Hidup dalam keberuntungan : Orang yang hidupnya bersyukur akan selalu berfikir positif didalam setiap hal yang menimpanya baik yang menyenangkan ataupun yang menyedihkan.
b.       Hidup dalam kebahagiaan : Orang yang bersyukur akan selalu merasa hidupnya penuh dengan kecukupan, oleh karena itu mereka selalu merasa bahagia karena yakin bahwa setiap apa yang dia peroleh itulah yang terbaik.
c.       Memiliki wibawa dimata orang lain : Orang yang berbahagia adalah orang yang hidupnya penuh dengan kebaikan, mereka memiliki wajah yang di hormati dan disayang oleh banyak orang karena wajah mereka dihiasi oleh wajah penuh syukur
d.       Terilihat lebih rupawan : Menurut para pakar psikologi orang yang bersyukur akan memiliki wajah yang selalu tersenyum menjalani hidup dan orang yang selalu tersenyum itu manambah kecantikan dan ketampanannya
e.       Awet muda dan umur panjang : Orang yang selalu bersyukur memiliki watak yang sabar, sedangkan orang yang sabar berdampak pada kesehatan dan awet muda karena otot wajah beraktifitas tidak terlalu banyak dibandingkan dengan orang yang memiliki watak pemarah. 

2.   Akibat dan Ancaman Jika Tidak Mau Bersyukur
Berikut akibat dan ancaman jika tidak mensyukuri nikmat, diantaranya :
a. Hidup Menderita
Hidup rasanya selalu menjadi beban, iri dengan keberuntungan orang lain, dan enggan untuk berusaha lebih baik. Meraka yang tidak mau bersyukur hidupnya penuh dengan kesusahan,suka mengeluh dan menyelahkan takdir. 
b. Hidup menjadi selalu sial
Penelitian membuktikan orang yang tidak bersyukur selalu memiliki sifat negatif pada diri sendiri (Pesimis) dan pada orang lain (buruk sangka). Orang yang berfikir negatif lebih banyak mendapat kesialan dari pada orang yang berfikir Positif.


c. Mudah terserang penyakit
Pemarah, Pengiri dan berfikirnegatif adalah sifat dari orang yang tidak mau bersyukur dengan keadaan yang dia miliki. Meraka cenderung cuek dengan lingkungan dan diri sendri, akibatnya kekebalan tubuh.
d. Di akhirat di siksa oleh tuhan
Allah berfirman :  "Dan jika kalian manusia mau bersyukur atas nikmat yang telah aku berikan kepada kalian makaniscaya aku akan menambah nikmat yang telah akuberikan kepada kalian, dan jika kalian kufur (tidak mau bersyukur) maka ketahuilah niscaya siksa ku itu pedih." ayat itu menjelaskan bahwa orang yang tidak mau bersyukur atau kufur atas nikmat allah bahwa  siksaan yang pedih akan menimpa pada dirinya kelak ketika di akhirat.

3.  Sebab-sebab kurang bersyukur :
Berikut sebab-sebab yang menjadikan manusia kurang bersyukur :
a.    Lalai dari nikmat Allah.
Sesungguhnya banyak manusia yang hidup dalam kenikmatan yang besar, baik nikmat yang umum maupun khusus. Akan tetapi dia lalai darinya.
b.    Kebodohan terhadap hakikat nikmat
Sebagian orang tidak mengetahui nikmat, tidak mengenal dan tidak memahami hakikat nikmat. Dia tidak tahu bahwa dirinya berada dalam kenikmatan, karena dia tidak mengetahui hakikat nikmat.
c.     Pandangan sebagian manusia kepada orang yang berada di atasnya
Jika seorang manusia melihat kepada orang yang diatasnya, yaitu orang-orang yang diberi kelebihan atasnya, dia akan meremehkan karunia yang Allah berikan kepadanya. Sehingga dia pun kurang dalam melaksanakan kewajiban syukur. Karena dia melihat apa yang diberikannya adalah sedikit.
d.    Melupakan masa lalu
Di antara manusia ada yang pernah melewati kehidupan yang menyusahkan dan sempit. Dia hidup pada masa-masa yang menegangkan dan penuh rasa takut, baik dalam masalah harta, penghidupan atau tempat tinggal. Dan tatkala Allah memberikan kenikmatan dan karunia kepadanya, dia enggan untuk membandingkan antara masa lalunya dengan kehidupannya sekarang agar menjadi jelas baginya karunia Robb atasnya.



ANGKET LAYANAN BK

Silahkan isi pertanyaan-pertanyaan dalam angket google form berikut ini dengan apa yang anda rasakan saat ini. ANGKET